Sejarah Desa

Pada umumnya setiap desa atau daerah memiliki sejarah dan latar belakang tersendiri yang merupakan pencerminandari karakter dan ciri khas dari suatu daerah. Sejarah desa atau daerah seringkali dikaitkan dalam dongeng-dongeng yang diwariskan dari generasi yang tua ke generasi yang lebih muda dan bahkan sejarah desa atau daerah diceritakan dari mulut ke mulut sehingga sulit untuk dibuktikan, dan tidak jarang dihubungkan dengan mitos tempat-tempat tertentu yang di anggap sakral dan keramat.

Sejarah Desa Koncer Darul Aman memiliki latar belakang sebagaimana kisah tersebut diatas, dan tertuang dalam kisah sepasang suami istri yang bernama Ki Bergih dan Nyi Bergih pada saat membuka areal baru / membabat kawasan tersebut sampai beliau memutuskan untuk bertempat tinggal di daerah tersebut dengan membuat batu bata sendiri. Kedua pasangan tersebut selalu tiap harinya menguncir rambutnya, Seiring dengan bertambahnya waktu semakin banyak warga berdatangan yang kemudian juga memutuskan untuk menempati kawasan tersebuat yang mayoritas dari etnis madura, sehingga kawasan tersebut di sebut dengan ” KONCER ” adapun ” KONCER ” dalam bahasa madura artinya Orang yang kuncir rambutnya dan sejak zaman kemerdekaan kawasan tersebut beralih ejaan dalam bahasa indonesia menjadi ” Koncer Bataan ” karena berinduk ke desa bataan, dan semenjak koncer menjadi desa pecahan desa bataan tahun 2002 lalu Koncer Bataan dirobah dengan sebutan Desa Koncer Darul Aman Artinya ” Desa Koncer Semoga Selalu Aman ” oleh Almarhum Kyai Haji Abd Muiz Tr ( Pengasuh Pondok Pesantren Sayyid Mohammad Alwi Al Maliki ) sampai sekarang.

Desa Koncer Darul Aman merupakan desa pemekaran dari induk Desa Bataan Kecamatan Tenggarang Kabupaten Bondowoso, di mekarkan semenjak tahun 2002 dan menjadi desa persiapan, sedangkan tahun 2004 menjadi desa devinitif dan dirobah menjadi Koncer Darul Aman sampai sekarang.